Tuesday, December 4, 2012

Potensi Wisata Makam Mbah Rubi Brebes

 
Makam Mbah Rubi Klampok Terletak di desa Klampok, sekitar 3 Km arah barat kota brebes. merupakan makam Ulama Besar dan sangat di keramatkan serta merupakan penyebar Agama Islam pertama di Brebes, terletak juga komplek makam Bupati Brebes, Singosari Pranotoyudo beserta Istri, serta makam pejabat awal berdirinya brebes.

Coordinates:   6°51'45"S   109°0'15"E
Nearby cities: Tegal, Jatibarang Lor, kota kec. Kersana, Brebes Jawa Tengah


Tari Topeng Sinok, Karya Baru Khas Brebes

image CANTIK, luwes dan trengginas tergambar dalam tarian Topeng Sinok. Tarian khas Brebes, ciptaan Suparyanto ini, merupakan salah satu karya yang dipersembahkan Dewan Kesenian Kabupaten Brebes untuk masyarakat kota tersebut. Dipucu lantaran hingga kini, daerah tersebut belum mempunyai tarian khas seperti halnya yang dimiliki daerah lain.

Tarian Topeng Sinok, menceritakan tentang perempuan Brebes, yang pada umumnya mereka merupakan adalah wanita pekerja keras. Kecantikan, keluwesan, dan kenggunannya tak mengurangi kecintaan mereka pada alam dan pekerjaannya sebagai petani. Tari yang merupakan paduan bentuk seni Cirebon, Banyumas dan Surakarta tersebut, seolah hendak mengatakan bahwa perempuan daerah perbatasan Jateng-Jabar ini bukanlah pribadi yang manja, cengeng, dan malas.

Penampilan perdan Tari Sinok, di Stadion Karangbirahi, tepatnya saat Kirab Budaya Hari Jadi Ke 333 Kabupaten Brebes, melibatkan 100 orang penari. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan SMA Negeri 1 Brebes, yang sangat peduli dengan seni budaya. Tarian ini dihelat dengan sangat memesona. Kibasan sampur ditingkahi langkah anggun penarinya, membuat ribuan penonton tertegun, kagum dan bangga, karena Brebes kini mempunyai satu lagi karya budaya. Tentu saja karya ini, nantinya yang akan menjadi warisan turun-temurun bagi masyarakat setempat.

Topeng Sinok ini memang diproyeksikan untuk menjadi tarian khas yang nantinya akan dipromosikan dan diajarkan ke sekolah-sekolah dan dijadikan pelajaran muatan lokal. Ketua Dewan Kesenian, Lukman Suyanto menegaskan, Topeng Sinok akan coba dipromosikan dengan cara sosialisasi dan pelatihan-pelatihan kepada seluruh guru tari di Kabupaten Brebes.

Dengan kegiatan itu, diharapkan tarian ini dapat dikenal dan dikuasai oleh generasi muda yang nantinya dapat melestaikan kesenian tersebut. "SMA Negeri 1 Brebes dipilih sebagai pilot project kesenian ini karena sekolah ini begitu mencintai kesenian. Di sekolah ini sebelumnya telah ada kesenian teater, musik dan paduan suara yang prestasinya sudah sampai tingkat Jateng," kata Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Brebes, Lukman Suyanto SH.

Promosi Kesenian
Setelah pergelaran perdananya, tarian ini selanjutnya akan dipentaskan di Semarang, Jakarta dan Bali. Pada tahun-tahun sebelumnya, Dewan Kesenian Brebes juga selalu menampilkan kesenian binaannya seperti, Calung Bantarkawung, Umbul Randusanga Brebes, Sintren Larangan, Burok Tanjung dan lainnya.

Bahkan selama empat tahun berturut-turut selalu menjadi penampil terbaik pada event tahunan Hari Jadi Kabupaten Jembrana, Bali. Pada event di Bali, Dewan Kesenian Brebes selalu menampilkan tarian kreasi karyanya, salah satunya adalah tarian Bawang Merah yang mendapat apresiasi dari pegiat seni di Pulau Dewata.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada masyarakat Brebes untuk mendukung budaya lokal yang nantinya menjadi kebanggaan bersama. Para stokeholder seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, organisasi kepemudaan dan lain-lain juga dimohon turut serta berpartisipasi mengembangkan budaya agung ini.

Nilai Tambah Bawang Merah

Salah satu kendala dalam pengembangan agroindustri di Indonesia adalah kemampuan mengolah produk yang masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan sebagian besar komoditas pertanian yang diekspor merupakan bahan mentah dengan indeks retensi pengolahan sebesar 71-75%. Angka tersebut menunjukkan bahwa hanya 25-29% produk pertanian Indonesia yang diekspor dalam bentuk olahan.

Kondisi ini tentu saja memperkecil nilai tambah yang yang diperoleh dari ekspor produk pertanian, sehingga pengolahan lebih lanjut menjadi tuntutan bagi perkembangan agroindustri di era global ini. Teknologi yang digolongkan sebagai teknologi agroindustri produk pertanian begitu beragam dan sangat luas mencakup teknologi pascapanen dan teknologi proses.

Selama ini bawang merah lebih banyak dipasarkan dalam bentuk segar. Padahal, bawang merah bisa diolah menjadi berbagai produk yang mampu memberi nilai tambah bagi para petani. Pengolahan produk bawang merah segar ini terutama sangat diperlukan ketika panen raya dan harga mengalami kejatuhan.

Konsumsi rata-rata bawang merah untuk tahun 2004 adalah 4,56 kg/kapita/tahun atau 0,38 kg/kapita/bulan (Dirjen Hortikultura, 2004). Estimasi permintaan domestik untuk komoditas tersebut pada tahun 2004 mencapai 915 550 ton (konsumsi = 795 264 ton; benih, ekspor dan industri = 119 286 ton).

Profil usahatani bawang merah terutama dicirikan oleh 80% petani yang merupakan petani kecil dengan luas lahan usaha < 0.5 ha. Berbagai varietas bawang merah yang diusahakan petani diantaranya adalah Kuning (Rimpeg, Berawa, Sidapurna, dan Tablet), Bangkok Warso, Bima Timor, Bima Sawo, Bima Brebes, Engkel, Bangkok, Philippines dan Thailand. Sementara itu, varietas bawang merah yang lebih disukai petani untuk ditanaman pada musim kemarau adalah varietas Philippines (impor). Puncak panen bawang merah di Indonesia terjadi hampir selama 6-7 bulan setiap tahun, dan terkonsentrasi antara bulan Juni-Desember-Januari, sedangkan bulan kosong panen terjadi pada bulan Pebruari-Mei dan November. Berdasarkan pengamatan tersebut, musim tanam puncak diperkirakan terjadi pada bulan April-Oktober.

Beberapa komponen teknologi budidaya tanaman bawang merah yang telah dihasilkan oleh lembaga penelitian, antara lain: (a) tiga varietas unggul bawang merah yang sudah dilepas, yaitu varietas Kramat-1, Kramat-2 dan Kuning, (b) budidaya bawang merah di lahan kering maupun lahan sawah, secara monokultur atau tumpang sari/gilir, (c) komponen PHT - budidaya tanaman sehat, pengendalian secara fisik/mekanik; pemasangan perangkap; pengamatan secara rutin; dan penggunaan pestisida berdasarkan ambang pengendalian, serta (d) bentuk olahan - tepung dan bubuk.

Tujuan pengembangan agribisnis bawang merah mencakup: (a) menyediakan benih varietas unggul bawang merah kualitas impor sebagai salah satu upaya substitusi (pengurangan ketergantungan terhadap pasokan impor), (b) meningkatkan produksi bawang merah rata-rata 5.24% per tahun selama periode 2005 – 2010, (c) mengembangkan industri benih bawang merah dalam rangka menjaga kontinuitas pasokan benih bermutu, serta (d) mengembangkan diversifikasi produk bawang merah dalam upaya peningkatan nilai tambah.  Substansi pengembangan agribisnis bawang merah diarahkan pada (a) pengembangan ketersediaan benih unggul, (b) pengembangan sentra produksi dan perluasan areal tanam, serta (c) pengembangan produk olahan.

Untuk memudahkan, secara garis besar teknologi pascapanen digolongkan berdasarkan tahapannya yaitu, tahap awal atau tahap sebelum pengolahan, tahap pengolahan dan tahap pengolahan lanjut. Perlakuan pascapanen tahap awal meliputi, pembersihan, pengeringan, sortasi dan pengeringan berdasarkan mutu, pengemasan,transportasi, dan penyimpanan, pemotongan/pengirisan, pengupasan,  dan lainnya.

Dalam pohon industri bawang merah memberikan gambaran bahwa produk olahan yang dapat dihasil dari bawang merah cukup bervariasi.  Produk olahan bawang merah dalam bentuk kupasan utuh dan irisan  bawang merah segar mampu  menaikkan nilai tambah sekitar 150- 250%. Harga satu kilogram bawang segar di tingkat petani berkisar antara Rp. 8.000-Rp. 10.000 per kg tergantung jenis verietasnya, sedangkan harga produk olahan segar minimal dengan rendeman 80% mencapai Rp. 25.000-Rp. 40.000.  Produk olahan bawang merah irisan kering, bawang goreng, [I]pickles[/I], bubuk bawang dan tepung memiliki rendeman bervariasi antara 10-80%, dengan nilai tambah berkisar antara 250-300%. Penjelasan di atas menunjukkan bahwa prospek pengembangan produk olahan bawang merah masih sangat terbuka.

Pengolahan tersebut bertujuan untuk mengawetkan dan mempertahankan mutu bawang. Pemanfaatan bawang merah melalui diversifikasi produk olahan seperti tersebut diatas sudah tersedia di pasaran. Salah satu alternatif produk olahan bawang merah yang belum banyak dikembangkan adalah   tepung bawang, krupuk bawang, oleoresin, pasta bawang,  minyak bawang,  dan bawang giling.

Mengingat bahwa intensitas penggunaan bawang merah yang cukup besar maka salah satu solusi alternatif penanganan pasca panen adalah pembuatan pasta bawang merah, meningkatkan nilai tambah bawang merah dengan upaya diversifikasi olahan, dan memanfaatkan peluang usaha bumbu bawang berbentuk pasta. Pasta bawang merah merupakan suatu kreasi dan inovasi baru dari olahan bawang merah yang mempunyai komposisi gizi yang cukup lengkap dibandingkan produk olahan bawang lainnya. Pasta bawang merah mengandung lemak, protein, karbohidrat, dan vitamin C. 

Tingkat keawetan dan kepraktisan serta harga yang terjangkau menjadikan produk ini sangat kompetitif dengan produk olahan bawang merah lainnya. Pangsa pasar pasta bawang merah ini pun cukup luas, diantaranya adalah para ibu rumah tangga, para juru masak, dan para pedagang masakan termasuk rumah makan dan hotel. Pendirian industri pasta bawang merah memberikan nilai kelayakan berupa IRR sebesar 73 % atau 58% lebih besar dari bunga bank yang hanya 15%. Kenaikan produksi sebesar 100 gram mengakibatkan kenaikan biaya produksi sebasar Rp 144,50 dengan asumsi kenaikan harga bahan baku sebesar Rp. 1000,-.

Olahan  kerupuk bawang adalah sejenis kerupuk yang dibuat dengan  cara mencampur tepung-tepungan yang ditambah bawang yang dihaluskan  dengan bumbu atau lumatan kemudian  dikukus, lalu disayat-sayat tipis atau dibentuk dengan alat kemudian dijemur agar mudah digoreng.
bbppl-arbawangTepung bawang adalah sejenis olahan bawang yang dimulai dari pengirisan, perendaman larutan metabisulfit, penirisan, pengeringan dan memblenderan.  Umbi yang digunakan haruslah umbiyang bemutu, bawang merah harus dipanen pada tingkat ketuaan yang optimum.  Pada pembuatan tepung bawang merah dari varietas Sumenepmcnunjukkan bahwanilai VRS (zat volatile), rendemen tepung, nilai kelarutan dan wama tepung bawangmerah terbaik diperoleh pada perlakuan varietas Sumenep dengan tebal pengirisan 1-3rnm dengan suhu pemanasan 60°C, sedangkan aroma tepung bawang merah yang disukaipanelis pada perlakuan varietas Bima dengan tebal pengirisan 1-3 rnm dan suhupengeringan70°C (Hartuti dan Asgar, 1994).  

Untuk membuat tepung bawang dilakukan proses pendahuluan yang diawali dengan perendaman dalam  senyawa sulfit dapat meningkatkan daya perlindunganterhadap reaksi pencoklatan yang sering terjadi pada bahan yang dikeringkan. Pengeringan bawang dilakukan dengan menggunakan dengan oven suhu 60°C selarna 24 jam.  Setelah kering bawang merah telah kering digiling dengan menggunakan grinder dan dilakukan penyaringan denganukuran 60 mesh.  Pengemasan  hasil pengayakan dikemas dalam botol yang tertutup rapat, lalu disimpan padasuhu kamar.
 Irisan bawang merah kering adalah salah satu pengawetan bawang merah yang perlakuannya hampir sama dengan pembuatan tepung bawang perbedaannya adalah tanpa dilakukan pemblenderan.   Seperti halnya pada pembuatan tepung bawang merah, psosedur pengolahandimulai dengan pemilihan bahan, pengupasan, pengirisan, perendanman dan pengeringan.  Irisan-irisan bawang yang dikeringkan selanjutnya dipisahkan dalam berbagai bentuk dan  ukuran, kemudian pengemasan dan penyimpanan.   Proses pembuatan irisan bawang merahkering dengan menggunakan Natrium bisulfit dan Natrium khlorida, akan menghasilkan irisan dengan warna cerah.

Alternatif perlakuan pasca panen bawang rnerah yang lain adalah pembuatanacar bawang merah. Pada pembuatan acar ini pada prinsipnya adalah penggunaan cukadan garam sebagai bahan pengawet.  Bau acar sangat khas akibat pengaruh cuka yangditambahkan. Acar bawang merah sering digunakan sebagai pelengkap masakan.

Proses pembuatan olahan bawang merah dibuat oleoresin adalah dimulai dari pemilihan, pengupasan bawang merah dan pencucian bubur bawang merah penggilingan & blender pelarutan & pengadukan selama 90 menit pemisahan padatan filtrat penguapan pelarut dengan rotary evaporator padatan kulit media larutan panas : air, cuka, gula & garam pelarutShortening nabati.

Penanganan pasca panen bawang merah yang baik, khususnya dalarn hal pengolahan dapat memperpanjang masa simpan dan mernpertahankan mutu bawangmerah, menjamin kontinuitas stok bawang merah sepanjang masa serta meningkatkannilai ekonominya. Untuk menghasilkan produk olahan yang berkualitas hal-hal yangperlu mendapat perhatian adalah umur panen, pemilihan bahan, pengirisan, kadar airbahan, penggunaan bahan pengawet dan bentuk pengemasan.  Beberapa olahan bawang merah tersebut dapat menjadi alternatif meningkatkan nilai tambah bawang merah yang hanya  dijual dalam bentuk segar, beberapa negara sudah dapat menerima olahan tersebut untuk tujuan ekspor seperti Singapore dan negara tetangga lainnya.
Bawang merah goreng adalah pengoiahan bawang rnerah dapat dilakukan dengan mengolah umbi segar melalui penggorengan.Untuk meningkatkan kerenyahan pada bawang merah goreng diberi Natriumklorida. Pada pembuatan bawang goreng dari beberapa varietas, menunjukkan bahwaperlakuan perendaman dalarn iarutan 5% NaCl   selama I jam mengurangi kadar air bawang sehingga akan memberikan kerenyahan pada saat penggorengan.  Jenis bawang  yang  yang baik digunakan untuk membuat bawang merah goreng adalah varietas  sumenep.   Setelah itu  lama penggorengan 10 menit kemudian  dilakukan penirisan setelah itu dikemas.

Mengenal Fungsi Kemasan

Kemasan merupakan suatu kegiatan merancang dan memproduksi suatu bungkus atau wadah sebuah produk yang meliputi desain bungkus dan pembuatan bungkus produk tersebut. Tujuan dibuatnya yaitu untuk menjaga sebuah produk agar tetap dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan.Pada produk pangan, kemasan dibuat untuk melindungi makanan dan minuman dari kontaminasi luar (zat-zat yang dapat merusak rasa, bentuk dan keamanan) serta meningkatkan nilai jual dari produk.

Kemasan mempunyai peranan penting, diantaranya : sebagai tanda pengenal identitas produk, penghias produk, piranti monitor, media promosi dll.

Fungsi Kemasan Terhadap Nilai Jual
Sebagai media komunikasi yang menerangkan atau mencerminkan produk, citra merek, dan juga sebagai bagian dari promosi, dengan pertimbangan mudah dilihat, dipahami dan diingat. Berbagai pertimbangan agar kemasan mudah dibawa atau dipegang, dibuka, dan mudah diambil/dihabiskan isinya.

Keindahan merupakan daya tarik visual yang mencakup pertimbangan penggunaan warna, bentuk, merek atau logo, ilustrasi, huruf dan tata letak, untuk mencapai mutu daya tarik visual secara optimal.

Secara keseluruhan, kemasan harus berbeda dengan kemasan lain, yakni memiliki identitas produk agar mudah dikenal dan membedakannya dengan produk-produk yang lain.
Perhitungkan biaya produksi yang efektif termasuk pemilihan bahan, sehingga biaya tidak melebihi proporsi manfaatnya.

Mudah didistribusikan dari pabrik ke distributor atau pengecer sampai ke tangan konsumen. Ditingkat distributor atau pengecer, kemudahan penyimpanan dan pemajangan perlu dipertimbangkan.

Fungsi Kemasan Terhadap Kualitas Produk
Melindungi produk terhadap berbagai kemungkinan yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan pada produk misalnya:  cuaca, sinar, jatuh, tumpukan, kuman, serangga dll
Menjaga produk agar tidak tercecer terutama produk cair, pasta dan butiran  selama proses distribusi dari produsen hingga ke tangan konsumen.

Desain dan Bentuk Kemasan
Bentuk dan struktur yang unik memberikan identitas produk, meskipun struktur kemasan dibuat darimetal, paperboard, gelas atau plastik, bentuk kemasan senantiasa berperan penting dalam menarik perhatian konsumen. Bentuk kemasan sangat mendukung terciptanya seluruh daya tarik visual . Namun tidak ada prinsip baku yang menentukan bentuk fisik dari sebuah kemasan karena ini biasanya ditentukan oleh sifat produk itu sendiri, pertimbangan mekanis, kondisi penjualan, pertimbangan system display, serta cara penggunaan kemasan tersebut.

Struktur kemasan harus memiliki kegunaan yang meliputi faktor ergonomis seperti mudah dibawa, mudah dikeluarkan isinya dan dapat ditutup kembali. Juga memberikan kemudahan pda penumpukan, distribusi dan persyaratan dalam penjualan. Jika kemasan yang dirancang ingin tampak berbeda dengan yang lain, maka dibutuhkan desain kemasan yang unik dank has. Jika tidak, kemasan yang dibuat akan sama saja dengan ribuan bentuk kemasan lainnya.

Setiap produsen harus mempertimbangkan sifat-sifat fisik dan kimiawi sebuah produk yang akan dikemas sebelum mencari bahan kemasannya. Pemahaman yang menyeluruh tentang produk secara langsung menunjukan jenis bahan kemasan yang digunakan.(A.Syaripudin)
Sumber: Modeblad Kemasan (Teknologi Pengemasan dan Pelabelan) Dit PHP

Pengembangan Unit Pengering dan Penyimpanan Jagung

Ditjen PPHP telah mengeluarkan kebijakan Two in One, merupakan kebijakan yang memberikan insentif kepada industri pedesaan. Insentif yang diberikan yaitu insentif teknologi berupa bangunan dan peralatan dan mesin. Bantuan tersebut dilengkapi dengan ketentuan bahwa industri yang akan mendapat insentif teknologi harus mendapat pinjaman modal dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya dan bermitra dengan gapoktan/poktan. Mengingat Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang akan terus ditingkatkan produksinya agar dapat mempertahankan swasembada jagung yang telah dicapai sejak tahun 2008. Olehkarenanya guna mendukung peningkatan produksi jagung yang berkelanjutan dibutuhkan penanganan pra panen dan pasca panen yang baik agar dapat menjamin kuantitas, kualitas dan kontinyuitas produksi jagung.

Dalam rangka meningkatkan penanganan pasca panen jagung, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian pada tahun 2006-2008 telah membangun 57 Unit Silo Jagung di 55 kabupaten dengan kapasitas 200 ton sebanyak 2 unit dan kapasitas 50 ton sebanyak 57 unit.
Pembangunan silo jagung ini diharapkan dapat : (1) meningkatkan mutu jagung, (2) meningkatkan harga jagung dan pembagian keuntungan yang proporsional bagi petani, (3) menumbuh-kembangkankan agroindustri jagung yang dikelola oleh gapoktan atau asosiasi perjagungan, (4) meningkatkan efisiensi biaya pengolahan dan pemasaran serta memperpendek mata rantai pemasaran jagung, dan (5) mengurangi impor jagung dan meningkatkan ekspor jagung.

Pengembangan silo jagung ke depan diarahkan agar silo jagung yang dibangun di sentra produksi dapat berfungsi sebagai : a) pasar (pengumpul) jagung sehingga akan memudahkan akses petani/kelompok tani memasarkan produksinya, b) pusat prosesing untuk menghasilkan jagung pipil kering yang berkualitas (c) tempat penyimpanan untuk menjaga stok agar kontinyuitas suplai terjamin, (d) pemasok (supplier) jagung kepada industri hilir dengan memperhatikan kuantitas, kualitas dan kontinyuitas pasokan sesuai dengan kesepakatan.

Stop Impor Bawang Merah dengan Varietas Manjung

Bawang merah varietas manjung produktivitasnya bagus, bentuknya lebih besar dan tahan terhadap perubahan iklim. Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan, pada acara Jambore Varietas Bawang Merah Tahun 2012 di Brebes, Jawa Tengah, menyatakan kehadiran varietas baru bawang merah ini bisa menghentikan impor. Acara yang bertema ‘Mengangkat Potensi dan Keunggulan Bawang Merah Nasional dalam Rangka Kemandirian dan Kedaulatan Benih Bawang Merah’ ini dihadiri oleh Dewan Bawang Merah Nasional, Asosiasi Perbenihan Bawang Merah Indonesia, pelaku usaha agribisnis, petani, penangkar, mahasiswa, dan lain-lain. 

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengeksplorasi berbagai jenis varietas bawang merah nasional sesuai dengan potensi, kondisi dan kesesuaian agroklimat wilayah. “Tujuannya adalah silaturahim antar petani bawang merah, pembelajaran mengenai contoh hidup proses pertanaman bawang baik dari berbagai varietas yang memang ada di lapangan, menjadi pengetahuan buat petani agar petani bisa mengambil keputusan varietas mana yang paling pas ditanam oleh petani, kita harus berikrar jika semua berjalan maka tahun depan kita tidak usah impor bibit bawang merah lagi. Sekarang bagaimana bibit manjung ini dapat direkayasa,” tambah Rusman. 

Ketika ditanya mengenai apakah bibit manjung yang berasal dari Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ini akan dijadikan bibit nasional, Rusman menjawab itu tergantung kedaulatan petani memilih. “Tugas kita adalah mensosialisasi manjung ini dengan segala keunggulannya dan bertanggungjawab. Harus jujur mengenai kelebihan dan keterbatasannya serta bagaimana cara mengatasi kelemahan-kelemahannya, semua harus terbuka,” tutupnya. Yang pasti, varietas ini harus bisa bersaing dengan bawang-bawang impor sehingga kita tidak perlu melakukan impor lagi.

Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan,Khasiat, dan Kandungannya

Manfaat bawang merah bagi kesehatan – bawang merah sudah dikenal dari zaman kuno sebagai obat rumah, obat tradisional, maka dari itu bawang merah sangat berperan bagi kesehatan tubuh, seperti halnya di daerah saya ketika salah seorang di serang penyakit bisul (aduh penyakit ini pernah aku idap loh ^_^ ), seperti yang kita tahu bahwa dengan mengangatkan bawang merah kea pi lalu bawang merahnya diiris dan di oleskan ke sekeliling daerah bisul. (semua teman teman kayaknya udah  pada tahu semua deh)

Manfaat Bawang merah bagi Kesehatan sangat penting  jika kita lihat dari sejumlah penyakit seperti filek, asma , infeksi bakteri, masalah pernapasan, angina , dan batuk. Bawang juga dikenal untuk mengusir serangga haus darah. Dengan kata lain, Anda mungkin mengatakan bahwa bawang merah merupakan karunia allah yang tak tenilai harganya. 
Bawang diketahui memiliki nilai kuratif dari zaman dulu (zaman kuno). Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia menegaskan bahwa bawang merah baik untuk orang dengan nafsu makannya kurang dan mereka yang menderita aterosklerosis. Para ahli kesehatan mengakui fakta bahwa bawang memang memberikan kelonggaran besar untuk pasien yang memiliki asma kronis, alergi bronkitis , batuk biasa dan sindrom dingin.
Manfaat kesehatan dari bawang merah yang tersedia karena adanya senyawa sulfur dan quercetin, dalam jejak minyak esensial . Ini adalah antioksidan yang sangat efektif membantu dalam menetralisir radikal bebas ada dalam tubuh manusia. Bawang telah digunakan dari berabad-abad oleh manusia untuk tujuan pengobatan.  Bawang juga mengandung komponen mineral seperti kalsium , magnesium , natrium , kalium selenium, dan fosfor . 
Beberapa manfaat serta kandungan kesehatan dari bawang merah adalah sebagai berikut:
  • Manfaat Bawang Merah, Membunuh Kuman di Mulut: Bawang merah sering digunakan untuk mencegah kerusakan gigi dan infeksi mulut. Mengunyah bawang mentah untuk 2 sampai 3 menit mungkin bisa membunuh semua kuman yang ada di daerah mulut.
  • Manfaat Bawang Merah, Pengobatan untuk Penyakit Jantung: Bawang membantu dalam penipisan darah, yang pada gilirannya mencegah sel-sel darah merah dari rumpun pembentukan. Blok ini dapat menyebabkan gangguan jantung atau penyakit kardiovaskular.
  • Manfaat Bawang Merah, untuk  jerawat: Jus Bawang merah  dicampur dengan madu atau minyak zaitun dikatakan pengobatan terbaik untuk jerawat. 
  • Manfaat Bawang Merah, Pengobatan untuk Batuk: Mengkonsumsi jus bawang dan madu dapat menghidupkan kembali sakit tenggorokan dan gejala batuk.
  • Manfaat Bawang Merah, Digunakan sebagai repellent Serangga: Anda dapat menerapkan jus bawang untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan karena lebah madu menggigit. Jus segar bawang merah atau pasta dapat digunakan untuk aplikasi eksternal untuk gigitan serangga dan sengatan kalajengking.
  • Manfaat Bawang Merah, meningkatkan daya Seks: Bawang merah dikatakan dapat meningkatkan dorongan untuk kehidupan seksual yang sehat.
  • Manfaat Bawang Merah, Pengobatan intik anemia: Bahkan kondisi anemia dapat ditingkatkan dengan makan bawang bersama dengan Jaggery dan air .
  • Manfaat Bawang Merah, Meredakan Sakit Perut: Bawang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri yang memberikan bantuan untuk sakit perut dan sindrom gastro terkait.
  • Manfaat Bawang Merah, Mengobati Gangguan urin: Bagi mereka yang menderita rasa terbakar saat buang air kecil, bawang merah dapat memberikan bantuan yang cukup besar. Pasien harus minum air direbus dengan 6 sampai 7 gram bawang.
  • Manfaat Bawang Merah, Pencegahan Kanker: Bawang kaya senyawa aktif yang berhasil menghambat perkembangan sel-sel kanker.
  • Manfaat Bawang Merah, Mengurangi Earache: Beberapa tetes jus bawang benar-benar dapat terbukti dan sangat bermanfaat bagi individu yang menderita dari akut sakit telinga . Suara dering di telinga dapat disembuhkan dengan menerapkan jus bawang melalui kapas.
  • Manfaat Bawang Merah, Seperti yang kita ketahui bawang telah bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit manusia seperti tumor, batuk persisten dan dingin. Praktisi pengobatan menganggap ini sebagai bentuk tanaman yang sempurna rumah obat untuk menghilangkan sindrom penyakit. mengkonsumsi bawang merah dapat membantu dalam pencegahan perut dan payudara kanker .
  • Manfaat Bawang Merah, Bawang Terdiri dari Sulfur Kaya Senyawa-Penelitian medis menunjukkan bahwa senyawa sulfur berhenti formasi rantai biokimia yang mungkin dapat menyebabkan kondisi asma. Bawang memfasilitasi pencairan dahak pada pasien yang menderita batuk yang parah. Jus bawang segar dikatakan diterapkan pada pasien yang menjadi tidak sadar, untuk membawa kembali kekuatan dan energi ke pasien.

Berbicara tentang kuliner bawang merah telah digunakan sejak dulu dalam berbagai makanan olahan, bawang merah digunakan untuk menghilangkan rasa bau yang kurang sedap pada makanan non vegetarian. Selain itu bawang merah dapat dikonsumsi secara mentah, jus, digoreng, dipanggang dan direbus (disesuaikan dengan penggunaannya). Tanpa disadari kalau bawang merah berguna bagi kesehatan mata karena pada saat mengiris bawang merah kita mengeluarkan air mata yang bertujuan untuk membersih mata dari debu/kotoran tipis pada mata. Dengan adanya manfaat bawang merah bagi kesehatan ini semoga bermanfaat bagi teman semua